Hasil Pencarian Anda

Dengan Groundbreaking Hunian Klapa Village, Program Rumah DP 0 Rupiah Sebagai Janji Kampanye Yang Harus Ditepati Tertunaikan Sudah !

Posted by aanorzam on Januari 18, 2018
| 0

www.Rumah2in1.com – Janji kampanye Anies-Sandi yang ditunggu-tunggu pembuktiannya oleh warga DKI adalah Program Rumah DP 0 rupiah. Dalam waktu 100 hari kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan- Sandiaga S. Uno, keduanya benar-benar memenuhi janji kampanyenya. Salah satunya adalah program hunian DP (down payment) nol rupiah telah dibuktikan dengan dipilihnya lokasi proyek hunian DP 0 rupiah itu telah ditetapkan yakni beralamat di Jalan H. Naman Kelurahan Pondok Kelapa Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur.

Hari Kamis pagi (18/1/2018) di lokasi di atas lahan Klapa Village telah didirikan tenda berukuran besar, panggung
lengkap dengan layar lebar, sound system, dan pencahayaan bak pergelaran akbar. Anies beserta jajarannya tiba di lokasi groundbreaking tepat pukul 08.00. Anies disambut dengan prosesi adat palang pintu dan tari khas Betawi. Acara ini menjadi tanda dimulainya program yang telah menjadi janji Anies dan wakilnya, Sandiaga Uno, sejak masa kampanye Pilkada 2017.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan hari ini melakukan ground breaking atau peletakan batu pertama hunian yang diberi nama Klapa Village, Kamis (18/1/2018). Saat meresmikan, Anies mengatakan ini sebagai salah satu janji yang sudah dia bisa tunaikan dari 23 janji waktu dia kampanye. “Salah satu janji yang paling dingat warga mulai kita lunasi hari ini. Dan kami komit, kami tidak ingin 4 tahun lagi muncul kontrak politik yang belum kami laksanakan,” ucap Anies.

Proyek ini kata Anies sebagai sejarah bagi warga Jakarta, karena warga yang berpenghasilan rendah dengan minimal gaji Rp 7 juta sudah memiliki rumah. “Program ini kita laksanakan untuk warga memiliki rumah ini, rusunami. Agar semua punya rumah. Ini penting untuk membereskan ketimpangan di Jakarta. Skemanya FLPP bisa dilakukan,” ungkapnya.

FLPP yang dimaksud Anies adalah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) atau program KPR bersubsidi yang diluncurkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). FLPP ditujukan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), berpenghasilan tetap, maupun tak tetap.

Untuk proyek pertama hunian DP nol rupiah ini dibangun di tanah seluas 1,4 hektare terdiri dari dua tower. Satu tower yang akan dibangun tahun ini dengan total 703 unit dengan 513 unit tipe 36 dengan harga jual sekitar Rp 320 juta. Kemudian 195 unit dengan tipe 21 dengan harga jual Rp 185 juta. Rumah susun DP 0 Rupiah ini dibangun oleh Pembangunan Sarana Jaya, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan kontraktor pembangunan Totalindo Tbk. Pembangunan dua tower rumah susun tersebut menelan investasi Rp 400 miliar.

Terus berapa besarnya angsuran atau cicilan rumah DP 0 rupiah tersebut?
Anies mengaku belum bisa menyampaikan secara detail berapa besar cicilan dan lamanya cicilan dari pembelian unit di rusun tersebut. Menurut dia, mekanisme pembelian termasuk skema pembayaran cicilan akan dibuat oleh Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

“Nanti akan dibuatkan skema oleh BLUD yang cicilannya 7 tahun, 10 tahun, 15 tahun dan lain-lain akan dibuatkan di situ. Jadi tidak seragam, justru dengan cara begitu maka warga bisa mencicil sesuai dengan kemampuan,” ungkap dia. Untuk besar cicilan, kata Anies, nantinya akan disesuaikan dengan lamanya cicilan yang warga ambil sesuai dengan kemampuannya. “Kalau besaran cicilan itu tergantung pada Anda mau bayar berapa lama,” tuturnya. BLUD tersebut, kata Anies, nantinya akan mengelola proses pendaftaran bagi warga yang ingin membeli rumah dengan DP Nol Rupiah ini.

Disisi lain Wakil Gubernur Sandiaga S. Uno mengungkapkan : “Hari ini juga secara simultan karena tanggal cantik, 18-1-18, kami melakukan groundbreaking rumah DP 0 persen yang dilakukan PD Pembangunan Sarana Jaya di Pondok Kelapa,” ujar Sandiaga di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (18/1/2018).

Program pembangunan rumah DP 0 rupiah ini, dalam pelaksanaan selain kontraktor pembangunan Totalindo Tbk seperti disebutkan di atas; didukung juga oleh beberapa pengembang dari REI Jakarta yang menandatangani dukungan rumah DP 0 rupiah, yaitu Adhi Persada Properti, Agung Podomoro Land, Alam Sutra Reality, Ahimsa Persada Nusantara, Ciputra Group, dan Eureka Group. Selain itu, juga ada Gapura Prima Group, HK Realitindo, Intiland Group, Jakarta Propertindo, Lippo Group, Metropolitan Land, MSH Group, PD Pembangunan Sarana Jaya, Perumnas, PT PP Properti, PP Urban, Relife Property, Riyadh Group Indonesia, Sinarmas Group, dan Waskita Karya Realty. “Dan bagi para pengembang yang mendukung program rumah DP 0 rupiah akan mendapat insentif” janji wakil gubernur Sandiaga S. Uno.

Kini sebagian warga DKI yang belum memiliki rumah, sudah bisa merasa lega, bahwa impian mereka untuk dapat memiliki rumah sendiri ditengah kota Jakarta akan segera terwujud 1,5 tahun kedepan begitu proyek rumah DP 0 rupiah ini selesai dibangun dan diharapkan warga DKI yang belum memiliki rumah sudah bisa mendaftar untuk ikut program rumah DP 0 rupiah ini pada bulan April 2018 di Kantor Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Selamat buat warga DKI dan Gubernur Anies Basweldan serta wakilnya Sandiaga Salahudin Uno, salah satu janji kampanye yang harus ditepati tertunaikan sudah. Selamat !

 

Tinggalkan Balasan