Hasil Pencarian Anda

Jenis-jenis Listing Properti di Bisnis Keagenan Properti

Posted by aanorzam on Oktober 10, 2017
| 0

Rumah2in1.com – Melanjutkan dari artikel sebelumnya tentang prospecting dan listing properti, berikut ini kami jelaskan jenis-jenis listing yang selama ini digunakan didalam dunia keagenan properti. Jenis-jenis listing tersebut adalah sebagai berikut:

1. Open Listing
Open Listing adalah listing yang banyak digunakan oleh para vendor atau pemilik properti dalam memberikan atau mempercayakan propertinya untuk dipasarkan oleh agen/broker properti, karena sifat dari open listing ini adala “terbuka” jadi siapa saja bisa memasarkan properti tersebut. Pada open listing, vendor atau pemilik properti bisa menunjuk lebih dari satu agen/broker properti untuk memasarkan properti miliknya. Walaupun sifatnya open atau terbuka, agen/broker tetap harus minta ijin untuk memasarkan propertinya. Misalnya saja; jangan sampai kita memasang iklan atau window display sebuah rumah dijual tanpa vendor mengetahuinya.

2. Exclusive Listing
Exclusive Listing adalah listing yang sifatnya exclusive, khusus, tertentu, tidak semua orang dan “tertutup”. Pada jenis listing exclusive ini, vendor atau pemilik properti hanya menunjuk satu broker saja untuk memasarkan properti miliknya. Agen/broker properti lain tidak berhak untuk memasarkan properti tersebut. Biasanya dalam listing exclusive, agen menggarap listing tersebut dengan lebih intensive karena mendapatkan komitmen dari vendor yang juga exclusive. Bahkan kalau propertinya mahal vendor tidak segan-segan memberikan dana iklan atau dana ekspose untuk buat (brosur, tayangan khusus, pembuatan video dan lain sebagainya), yang disebut “Vendor Paid Advertisement” (VPA). Dalam listing exclusive, kalau sampai vendor ketahuan belakang hari memberikan agen lain untuk menjualkan propertinya dan laku, vendor tetap harus memberikan komisi kepada kita yang telah secara resmi mendapat mandat listing exclusive ini. Di rumah2in1.com bila mendapat Exclusive Listing, kita berani untuk all out mendanai sendiri biaya promosinya seperti cetak brosur, membuat spanduk, arrow sign, iklan koran dan iklan di marketplace properti berbayar sampai iklan berbayar di facebook ads dan google adwords; dengan tujuan listing tersebut dapat cepat laku.

3. Co-Broking Listing
Co-broking Listing adalah kerja sama listing antar broker atau antar agen properti yang “sederajat”. Contohnya : kerja sama listing antar agen di satu kantor Agency properti seperti Rumah2ina.com. Agen properti yan jadi member berbayar di rumah2in1.com disebut APC (Associate Property Consultant). Dalam Co-Broking biasanya satu agen APC rumah2in1.com mempunyai listing/memegang penjual atau pemilik properti dan agen APC rumah2in1.com yang lain mempunyai pembeli/buyer. Kerjasama dengan agen/broker lepas yang tidak bergabung di rumah2in1.com tidak bisa disebut co-Broking.

4. MoU (Memorandum of Understanding)
Listing MoU (Memorandum of Understanding) atau Nota Kesepahaman adalah bentuk listing antara vendor (pemilik properti) dan agen properti berdasarkan “saling pengertian”. Dalam bentuk listing ini, vendor memberikan komitmen tertulis yang tidak selengkap yang diminta pada P3 (Perjanjian Pemasaran Properti). Mou terpaksa dibuat karena vendor sibuk dan sulit dihubungi. MoU bisa dibuat melalui email atau lesan tetapi tetapi ditulis pokok-pokonya oleh agen yang bersangkutan.

5. Shadow Listing
Shadow listing adalah listing bayangan, artinya listing “semu”, listing “seolah-olah”. Pada listing shadow ini, vendor hanya memberikan kesediaan propertinya dipasarkan dalam dalam bentuk lisan, tidak tertulis.
Alasan shadow listing bermacam-macam, antara lain:
– Biasanya dengan alasan vendor sulit dimintai tanda tangan,
– Sulit ditemui untuk mengisi P3,
– Tidak mau menunjukan sura-surat,
– “Sudah sok kenal baik” dengan agen dan kantor agency property
– Yang paling buruk, agen tanpa pernah bertemu vendor dan hanya melihat iklan atau spanduk sudah mengklaim mendapatkan listing         dari vendor.
Shadow listing rawan sengketa, rawan masalah hukum dan tidak dianjurkan. Shadow listing juga tidak menjadi bagian dari servis yang sesuai dengan tata kerja yang beretika yang dikehendaki Rumah2in1.com.

Penulis AA Norzam adalah Content Writer di Rumah2in1.com. dapat dihubungi via email: norzam.rumah2in1@gmail.com

 

 

Tinggalkan Balasan