Hasil Pencarian Anda

SEKTOR PERGUDANGAN, KUNCI SUKSES PENGEMBANGAN BISNIS E COMMERCE

Posted by aanorzam on September 29, 2017
| 0

Rumah2in1.com – Jika saat ini ditanya sektor properti mana yang kondisinya relative cukup bagus.  Jawabannya adalah sektor pergudangan. Hal itu seperti yang disampaikan oleh Jones Lang Lasalle, bahwa terbatasnya pasokan yang di butuhkan oleh pengguna   e commerce menjadi salah satu kenapa pada akhirnya beberapa pengembang mencoba masuk ke bisnis pergudangan moderen ( modern warehouse).

Sementara dari data yang di simpulkan oleh Ernst & Young, terlihat bahwa   setidaknya setiap tahun peningkatan yang terjadi di bisnis online sudah mencapai 40% . KOndisi itu berasal dari aktivitas yang dilakukan oleh 93,4 pengguna internet dan sebanyak 71 juta pengguna smartphone yang ada di Indonesia.

Dari sini kita bisa melihat bahwa, perubahan yang terjadi pada bisnis properti memang pada akhirnya berdampak pada perubahan kebutuhan. Dari yang semula masyarakat masih membutuhan kantor, toko atau ruko sebagai media untuk menjalankan bisnis yang mereka tekuni. Kini dengan bergesernya tren bisnis  dari konvensional ke digital, maka bukannya kebutuhan itu menjadi hilang tapi justru berubah menjadi kebutuhan akan jenis properti yang lain yaitu sektor pergundangan.

Hal ini sejalan dengan model bisnis yang saat ini sedang berkembang di masyarakat. Bahwa e commerce atau bisnis online, secara  nyata memang tidak membutuhkan  media secara fisik namun hanya dalam bentuk maya. Tapi justru untuk mendukung kelancaran bisnis online tersebut, pebisnis yang bersangkutan membutuhkan tempat untuk mereka menyimpan barang-barang yang dibutuhkan oleh konsumen.

Lucy Rumantir selaku Direktur Senior Savills Indonesia menjelaskan ,” maraknya perkembangan bisnis online ( e commerce ) pada akhirnya memang merubah kebutuhan properti dari pelaku bisnis.”  Hal ini diperkuat dengan pendapat dari Anton Sitorus, Kepala Departemen Riset dan Konsultasi Savills Indonesia. Terjadinya pergeseran itu memang terlihat dari kondisi yang ada di lapangan. “ Terjadinya pergeseran di sektor properti memang dipicu denngan meningkatnya e commerce berjenis B2C ( Business to Customer) seperti Lazada, Shopee, Zalora, Berrybenka, Bhinneka dan lainnya. Dimana perusahaan-perusahaan itulah yang pada akhirnya memerlukan gudanng untuk tempat penyimpanan barang dagangannya  sebelum pada akhirnya mereka mendistribusikan produk-produk dagangannya.

Dari analisa data yang terdapat di Savills Indonesia, saat ini fasilitas gudang yang dimiliki Lazada mencapai 40 ribu m2. Fasilitas gudang seluas  itu terdapat di beberapa kota seperti Depok, Surabaya dan Medan.  Sementara pebisnis lain yang memiliki fasilitas pergudangan yang cukup luas adalah Blibli dengan toal luas gudang yang dimilikinya mencapai 18 ribu m2 juga berada di tiga kota di Indonesia.

Diantara sekian banyak pemain dalam bisnis pergudangan, salah satu yang cukup aktif adalah PT. Mega Manunggal Property, Tbk. Sebuah perusahaan public yang mengkhususkan diri dalam penyediaan gudang yang dapat mendukung kebutuhan properti industri yang ada di Indonesia.  Fokus utama dari kantor  ini adalah : penyediaan gedung perkantoran dan gudang logistic yang memiliki sarana dan prasarana baik. Untuk mewujudkan itu semua, saat ini perusahaan memiliki 3 aset di 2 lokasi strategis yang berbeda : daerah Jakaarta ( Bandara  Halim Perdanakusuma dan lokasi strategia di Jakarta lainnya) serta Bekasi ( MM2100 Kota Industri Cibitung ).

Didirikan pada pertengahan 2010, saat ini MMP memiliki total luas land bank seluas 333.350 m2 dengan luas Leukable Nett 158.000 m2 (termasuk gudang NLA 90.000 sqm untuk PT Unilever Indonesia, salah satu gudang Unilever terbesar di dunia). Dan masuk tahun 2017, perusahaan telah menyiapkan tiga  gudang lagi di kawasan industri MM2100 Ciitung seluas 35.740m2, Di Jababeka seluas 50.000m2 dan yang terakhir berada di lokasi Cileungsi.  Dimana nantinya gudang A3 yang ada di MM2100 akan beroperasi akhir tahun dan hingga saat ini telah mendapatkan komitmen 30% area sewa. Sedangkan gudang yang ada di lokasi Jababeka akan beroperasi di awal tahun depan Begitupula dengan gudang yang ada di Cileungsi  beroperasi di bulan Februarai 2017. Dari keberadaan 3 gudang baru tersebut perusahaan menyiapkan belanja modal senilai Rp 1 Triliun guna melanjutkan pembangunan ketiga gudang tersebut.

Penulis Achmad S adalah Content Writer di Rumah2in1.com dapat dihubungi via email: achmad.rumah2in1@gmail.com

 

 

Tinggalkan Balasan