Hasil Pencarian Anda

Jogja Never Ending Asia Versus Jogja Never Stop Shopping Mall to Build

Posted by aanorzam on Agustus 21, 2017
| 0

Rumah2in1.com. Proyeksi pertumbuhan ekonomi Jogjakarta yang berada pada kisaran angka 5-5,4% adalah angka prediksi yang wajar. Terlebih kondisi itu diperkuat dengan struktur ekonomi Jogjakarta yang berasal dari permintaan domestic. Kondisi itu akan bisa di percepat menjadi angka yang realistic tercapai melalui pemanfaatan peluang yang ada dengan memperkuat sektor pariwisata yang akan menyebabkan keyakinan pelaku bisnis swasta menjadi lebih optimis untuk berinvestasi di Jogjakarta.

Melihat kondisi yang ada hingga Semester II 2017, AA Norzam, Property Consultant dari Jogjakarta berkomentar ,” Pergerakan ekonomi di Jogja hingga memasuki Semester II 2017 terlihat lebih baik. Apalagi kondisi itu diperkuat dengan peningkatan Upah Minimum Kota (UMK) Jogjakarta serta selesainya pembayaran ganti untung lahan Bandara New Yogyakarta International Airport ( NYIA).

Dengan potensi yang dimiliki Jogja saat ini,akan menjadi wajar ketika pada akhirnya Jogja sebagai sebuah kota yang memiliki banyak julukan dari mulai Kota Pelajar, Kota Perjuangan, Kota Budaya, Kota Wisata hingga yang paling akhirnya dan penting adalah sebagai Kota Istimewa. Kedepan, nampaknya julukan Jogjakarta akan bertambah menjadi Kota Surga Belanja.

Julukan Jogja sebagai Surganya Belanja, memang sejalan dengan perkembangan dan pengembangan potensi wisata yang ada di Jogjakarta. Setidaknya lanjut AA Norzam hingga beberapa tahun kedepan Jogja akan diisi oleh sekitar 12 pusat belanja baru dan lama yang membuat penghuni Jogja dan sekitarnya merasakan layaknya tinggal di Kota Metropolitan sekelas Jakarta.

Jika bisa di sebutkan ke 12 pusat belanja yang ada dan akan hadir di Jogjakarta adalah : pusat belanja yang segera beroperasi adalah : Lippo Plaza Jogjakarta, Jogja One Line, Hartono Mall, Ambarukmo Plaza 2, dan Sahid Jogja Walk .Sedangkan pusat belanja yang sudah berdiri ada : Galeria Mall, Malioboro Mall,  Ambarrukmo Plaza, Jogjatronik, Ramai Mall dan Jogja City Mall. Dan 2 pusat belanja lainnya yang akan menyusul dibangun adalah : Mataram City Walk hingga Hypermart.

Beberapa tahun kedepan, memang kita lihat pertumbuhan pusat perbelanjaan baru tidak saja membanjiri Kota Jogjakarta saja. Tapi jika dilihat beberapa kota besar dan kota yang memiliki potensi dengan pertumbuhan ekonomi dan jumlah penduduk yang tinggi menjadi salah satu sasaran pebisnis untuk membangun pusat belanja di lokasi tersebut. Hal itu cukup beralasan, mengingat untuk menghidupi sebuah pusat perbelanjaan, pengelola mesti mendatangkan anchor tenant atau tenant yang akan mengisi kios-kios atau space yang telah di sediakan. Sementara untuk membuat tenant merasa hepi sudah pasti pengelola perlu membuat event atau aktivitas yang mampu menghadirkan kerumunan masa. Semua itu memang tepat jika dikondisikan seperti Kota Jogjakarta. Dengan banyaknya jumlah Sekolah, Lembaga Pendidikan yang formal dan non formal pada akhirnya Jogja menjadi satu destinasi tidak saja untuk mereka menuntut ilmu tapi juga mencari kesenangan atau hiburan dengan pergi mengunjungi pusat belanja yang beberapa tahun kedepan akan membanjiri Kota Jogjakarta.

Penulis: Achmad S
adalah Content Writer Rumah2in1.com, untuk berhubungan dengan penulis bisa kontak di : achmad.rumah2in1@gmail.com

Tinggalkan Balasan