Hasil Pencarian Anda

Pengertian Hak Guna Usaha Menurut UUPA Terbaru

Tanah Hak Guna Usaha

hak guna usaha - pertanianAsal usul pengertian Hak Guna Usaha diatur dalam pasal 28-34 UUPA (Undang-Undang Pokok Agraria) No.5 tahun 1960. Kemudian diatur lebih lanjut dalam Peraturan Pemerintah No.40 tahun 1996 tentang Hak Guna Usaha, Hak Guna Bangunan dan Hak Pakai Atas Tanah. Hak Guna Usaha adalah hak untuk mengusahkan tanah yang dikuasai langsung oleh negara dalam jangka waktu tertentu untuk usaha pertanian, perikanan atau peternakan.

Isi dari Peraturan Pemerintah No.40/1996 tersebut antara lain:

  • Jangka waktu: Maksimal 35 tahun dan dapat diperpanjang paling lama 25 tahun.
  • Obyek Hak: Tanah yang diusahakan dalam bidang pertanian, perkebunan, perikanan dan peternakan luas minimum 5 hektar, untuk perseorangan luas maksimum 25 hektar. Untuk badan usaha luas maksimum ditetapkan oleh Menteri.
  • Subyek Hak: 1. Perserorangan warga negara Indonesia 2. Badan Hukum Indonesia.
  • Hak Guna Usaha dapat beralih dan dialihkan dan dapat dibebani dengan Hak Tanggungan sebagai jaminan hutang. Hak Guna Usaha diberikan atas Tanah Negara dengan keputusan instansi BPN.

Sehingga dapat disimpulkan Sifat Hak Guna Usaha antara lain sebagai berikut:

  • mengusahakan tanah yang dikuasai langsung oleh Negara.
  • guna perusahaan pertanian, perikanan atau peternakan.
  • jangka waktu yang terbatas dan apat diperpanjang.
  • pemiliknya warga negara Indonesia dan atau badan hukum yang ada dan didirikan berdasarkan badan hukum Indonesia.
  • dapat dialihkan kepada pihak lain.
  • dapat dijadikan jaminan hutang.
  • hapus karena jangka waktunya berakhir; dihentikan jangka waktunya; dilepaskan oleh pemegangnya; dicabut untuk kepentingan umum; ditelantarkan; tanahnya musnah.

Demikian ringkasan penjelasan dari pengertian Hak Guna Usaha, semoga dapat menambah wasasan kita tentang Hak Guna Usaha ini.

Tinggalkan Balasan